Kreatif

Berbicara tentang kreatifitas seperti berbicara tentang agama. Tidak memiliki penobatan yang paling dinobatkan. Nilai kreatifitas tertinggi ada pada penggagasnya. Orang lain boleh menilai, tapi tidak boleh mematikan. Banyak yang mengikuti, banyak juga yang menjatuhkan. Intinya kreatif adalah suatu nilai yang berpengaruh bagi sang penggagas, dan bahkan orang lain.

Perlu atau tidak? Saya rasa tidak. Kata “perlu” mengindikasikan adanya tuntutan. Menurut saya kreatif itu tidak bisa dipaksakan. Kreatifitas akan mencapai nilai tertingginya saat dilakukan sesuai passion sang penggagas. Passion ada karena memang ada niat dalam bidang tersebut. Dan kalau memang sudah berasal dari niat yang menghasilkan passion, maka yang dikejar adalah tujuan, bukan kreatifitas. Kreatifitas akan timbul sendirinya saat proses mengejar tujuan tersebut. Seperti berbicara tentang agama. Agama yang dipaksakan tidak akan sekuat dengan agama yang dipelajari oleh proses.

Mungkin saya akan mengambil contoh dari beberapa tokoh yang menurut saya pernah mencapai nilai kreatifitas tertingginya yang mungkin dapat dikenang sepanjang masa.

John Lennon

Semua orang tahu John Lennon. Puncak kejayaannya adalah ketika John bersama The Beatles. John banyak menyiptakan lagu-lagu yang dibawakan Beatles. Bahkan hampir setiap karyanya menjadi hits. Dan yang paling menunjukkan John sangat kreatif adalah pesan-pesan tersirat dalam setiap lirik buatannya. Satu sajak bisa mengartikan lebih dari satu makna. Seperti “…I get high with a little help from my friends…” adalah satu bait dalam lagu Beatles berjudul With A Little Help From My Friends. Bait ini mengartikan bahwa dia dapat seperti itu karena teman-teman Beatles. Selain itu juga diartikan John banyak terinspirasi oleh musisi-musisi pendahulunya seperti Elvis Presley dan Bob Dylan. Dan ada satu lagi yang paling sering dibicarakan orang adalah bait tersebut penggambaran suasana ketika John sedang terpengaruh oleh marijuana (get high) yang diperkenalkan oleh Bob Dylan pada tahun 1964 di Amerika.

Geroge Harrison

George Harrison juga salah satu anggota The Beatles. Dia turut juga menciptakan lagu-lagu Beatles namun tidak sebanyak John atau Paul. Meskipun demikian, lagu-lagu George sangat berbeda dengan lagu-lagu John dan Paul bahkan lagu ciptaanya beberapa lebih indah. Disamping itu George lah yang banyak memberi pelajaran terhadap John, terutama tentang bermain gitar dan sitar.

Johnny Depp

Kreatifitasnya sangat luar biasa. Dia bisa merubah dirinya menjadi karakter-karakter unik di setiap film yang dibintanginya. Captain Jack Sparrow, Willy Wonka, Mad Hatter, Sweeney Todd, Donnie Brasco, Mort Rainey, dan Agent Jeffrey Sheldon Sands adalah tokoh-tokoh unik yang berhasil dimainkan oleh Jhonny Depp. Setiap karakter-karakter tersebut dimainkan dengan khas yang selalu berbeda oleh Depp. “he could be anyone, anything.”

George Lucas

Dari seorang George Lucas, Star Wars lahir. Dia menulis cerita Star Wars sudah dari tahun 70-an. Namun Star Wars masih “hidup” sampai saat ini. Saat membuat film Star Wars, George sadar bahwa teknologi saat itu belum bisa mewujudkan seluruh cerita Star Wars ke dalam sebuah film. Alhasil dia bagi ceritanya dalam dua trilogy. Yang di-film-kan lebih awal justru trilogy keduanya yaitu Star Wars episode: IV, V, VI pada tahun 1977, 1980, 1983. Baru dilanjutkan pada tahun 1999: Star Wars episode I, 2002: Star Wars episode II, 2005: Star Wars episode III. Trilogy pertama baru terlakasana mulai tahun 1999 karena baru tersedia teknologi yang dapat mewujudkan keindahan Age of Republic.

Al-Khawarizmi

Saat sekolah menengah pertama, tepatnya mungkin saat kelas 7, kita diajari rumus matematika yang di sebut Aljabar. Al-Khawarizmi adalah pencetus rumus tersebut. Dia menjadi guru bagi orang-orang Eropa pada masanya. Rumus-rumus yang dicetus oleh Al-Khawarizmi seperti aritmatika, geometri, aljabar adalah perhitungan-perhitungan yang menjadi dasar dari setiap penemuan-penemuan di masa jauh setelah masa beliau.

Soekarno

Soekarno memang presiden pertama Indonesia. Namun saya tidak akan membahas sisi politiknya. Saya melihat sisi lain dari sang proklamator ini sangat beragam dan menurut saya jauh lebih baik dari sisi politiknya. Dia adalah arsitek, seniman, mesin ide. Di zamannya, sangat jarang seorang presiden berpenampilan menarik. Jas atau safari berwarna terang, kacamata hitam, adalah ciri khasnya. Indikasi dari seorang seniman. Salah satu Om saya pernah menunjukkan kepada saya sebuah buku yang berisi koleksi-koleksi lukisan karya Soekarno. Sangat indah namun unik. Sangat tidak disangka bahwa yang saya lihat adalah karya seorang proklamator. Disamping itu Soekarno juga pernah merancang beberapa gedung yang artistik. Salah satunya adalah salah satu gedung di ITB.

Leornado Da Vinci

Menurut saya Da Vinci adalah manusia ter-kreatif setelah abad 14 hingga saat ini. Dia seperti melahirkan ide setiap detik dan beberapa jam kemudian ide-ide tersebut dapat tergabung menjadi suatu karya trobosan dalam sebuah sketsa. Kemudian dalam beberapa bulan sketsa-sketsa tersebut menjadi wujud nyata dalam bentuk prototype. Prototype yang gagal. Gagal karena tekhnologi pada masanya tidak ada yang dapat mendukung karyanya. Namun di masa sekarang, ada beberapa insinyur yang mencoba mewujudkan sketsa Da Vinci. Semua sketsa yang dicoba untuk di wujudkan berhasil menjadi trobosan. Pesawat terbang, helikopter, tank merupakan teknologi yang awalnya berasal dari sketsa Da Vinci. Jadi menurut saya dia adalah manusia yang salah waktu lahir. Namun dilain hal, lukisan-lukisannya juga sangat terkenal. Salah satunya Mona Lisa. Ironisnya pada zamannya belum ada cat-cat kimiawi yang seperti digunakan pada masa sekarang. Da Vinci melukis dengan menggunakan pewarna-pewarna alami seperti telur, daun-daunan, dan sebagainya.

Masih banyak lagi yang menurut saya merupakan orang-orang yang sangat kreatif yang pernah ada di Bumi.
Setelah melihat kreatifitas dari sisi peronal, saya akan mencoba melihat kreatifitas dari sisi perusahaan. Ada beberapa perusahaan atau organisasi yang menurut saya paling kreatif.

Coca-cola Company

Menurut saya coca-cola company pada masanya awal-awal produk minuman coca-cola diterima masyarakat luas adalah saat ter-kreatif-nya. Karena coca-cola termasuk minuman yang unik, lain dari yang lain saat itu. Berani memasukkan unsur carbon kedalam minumannya. Bahkan pada awal-awal coca-cola diciptakan, minuman itu mengandung sedikit cocaine.

The Walt Disney Company

Walt Disney berhasil menciptakan tokoh-tokoh kartun serta kisah-kisah ringan yang sangat digemari oleh anak-anak diseluruh dunia. Perusahaan ini juga expand membuat DisneyLand dibeberapa tempat di dunia. Perusahaan ini sangat berpengaruh terhadap kehidupan anak-anak.

Jerry Bruckheimer Production

Jerry Bruckheimer Production banyak menciptakan film-film sepanjang masa yang unik dan khas. Diantaranya Pirates Of The Carribean, Black Hawk Down, Top Gun, The Rock, Bad Boys, dan menurut saya produksi terbaiknya adalah ketika menggandeng Michael Bay sebagai sutradara untuk film Armageddon. Memang banyak dari film-film tersebut Jerry Bruckheimer juga bekerja sama dengan perusahaan lain seperti Paramount Pictures, Touchstone Pictures, dan banyak lagi, namun setiap film-film nya memiliki ciri khas Jerry Bruckheimer. Selain film layar lebar, Jerry Bruckheimer juga memproduksi film tv seri seperti CSI, Without a Trace, Skin, Justice, The Forgotten, dan banyak lagi.

Dari sekian contoh-contoh baik personal maupun perusahaan, mungkin dapat membantu memperjelas bentuk dari sebuah kreatifitas yang abadi. Ya, lagi-lagi seperti berbicara tentang agama, abadi, berpengaruh bagi orang banyak meskipun berasal dari satu penggagas, dan banyak penilaian-penilaian dari beragam sudut pandang.

Muhammad Pittrawan Saputra
23 Oktober 2011


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: